Mahasiswa UIA Tanam Pohon dan Serahkan Program KPM di Desa Penanggalan, Dihadiri Rektor dan Camat

MEGAPOLITAN UPDATE

Minggu, 6 Juli 2025 - 00:20

50362 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam – Mahasiswa Universitas Islam Aceh (UIA) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) di Desa Penanggalan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam. Kegiatan ini ditandai dengan seremoni penyerahan program KPM kepada masyarakat desa serta aksi penanaman pohon di area Masjid Desa Penanggalan.

Acara yang berlangsung pada Sabtu, 5 Juli 2025 ini turut dihadiri oleh Rektor Universitas Islam Aceh, Dr. Nazarudin, bersama sejumlah tokoh penting di wilayah Kecamatan Penanggalan, termasuk Camat Penanggalan, perwakilan dari Polsek Penanggalan, Babinkamtibmas Aipda Zulfan Gecik, dan jajaran perangkat desa. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan dan sinergi yang kuat antara dunia pendidikan tinggi, pemerintah setempat, serta masyarakat dalam mewujudkan kegiatan pengabdian yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Rektor UIA Dr. Nazarudin menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini adalah bentuk nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menguasai teori di dalam kelas, tetapi juga harus mampu menerapkan ilmunya secara langsung di tengah masyarakat.

“Mahasiswa hadir bukan untuk menggurui, tetapi untuk belajar bersama masyarakat, memahami persoalan di lapangan, dan ikut serta menjadi bagian dari solusi,” ungkap Dr. Nazarudin.

Program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) yang dilaksanakan oleh mahasiswa UIA di Desa Penanggalan berfokus pada peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan serta membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pelestarian alam. Salah satu bentuk konkretnya adalah penanaman pohon di sekitar masjid desa yang tidak hanya berfungsi sebagai penghijauan, tetapi juga memberikan nilai estetika dan kesejukan lingkungan sekitar.

Kepala Desa Penanggalan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa UIA yang telah memilih desanya sebagai lokasi pengabdian. Ia berharap kolaborasi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dapat berlanjut dalam bentuk kegiatan lain yang bersifat edukatif dan partisipatif.

“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa. Ini bukti nyata bahwa dunia kampus bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat desa, dan bersama-sama membangun perubahan dari akar rumput,” ujarnya.

Sementara itu, Babinkamtibmas Penanggalan Aipda Zulfan Gecik menambahkan bahwa kegiatan penanaman pohon dan pengabdian sosial ini juga berkontribusi terhadap ketahanan sosial masyarakat, sebab membangun desa tidak hanya soal infrastruktur, tapi juga nilai-nilai kepedulian sosial dan lingkungan.

Penanaman pohon secara simbolis dilakukan di halaman Masjid Desa Penanggalan dengan melibatkan mahasiswa, tokoh masyarakat, dan perangkat desa. Jenis pohon yang ditanam meliputi pohon pelindung dan tanaman buah, yang diharapkan dalam beberapa tahun ke depan akan memberikan manfaat jangka panjang.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam membangun desa dengan pendekatan kolaboratif dan berwawasan lingkungan. Sinergi yang terbangun antara universitas, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan program pengabdian ini.

Di akhir kegiatan, mahasiswa UIA menyerahkan simbolis program kerja yang akan dijalankan selama masa KPM berlangsung. Mereka berkomitmen untuk terus berinteraksi dan melibatkan masyarakat dalam setiap kegiatan, dengan harapan tercipta proses saling belajar dan bertumbuh bersama.

Kegiatan KPM Universitas Islam Aceh di Desa Penanggalan diharapkan menjadi model pengabdian yang dapat direplikasi di wilayah lain. Semangat gotong royong, kepedulian lingkungan, serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi landasan utama dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan di tingkat desa.

Laporan: Syahbudin Padank
Redaksi Media

Berita Terkait

Diduga Berseteru dengan Petani Sawit Lae Saga, Netap Ginting Dicopot dari Jabatan Ketua DPW APKASINDO Aceh
Fakta Terungkap! Mantan Kades Anwar Serahkan Mobil BUMDes Secara Terbuka di Hadapan Masyarakat
Bantuan Rakyat Jadi Bancakan? Dugaan Pungli JADUP Seret Oknum Desa, Warga Siap Tempur di Jalur Hukum
Aroma Gratifikasi dan Suap Menguat, Mahasiswa Tuntut Kepala Kejari Subulussalam Buka Hasil Pemeriksaan
Surat Terbuka untuk Pemerintah Desa: Ketika Amanah Kepemimpinan Diuji oleh Suara Mabuk dan Ancaman Pisau
Diteror di Rumah Sendiri, Wartawan Aceh Lapor ke Polisi dan Minta Perlindungan
Syahbudin Padank: Wartawan yang Diteror dan Terus Berjuang Demi Kebenaran di Aceh!
Mantan Pj Kampong Suka Makmur Ajukan Klarifikasi terhadap Tuduhan yang Dinilainya Fitnah

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:12

Tak Sekadar Padamkan Api, Pangdam VI/Mulawarman Siapkan Strategi 3 Fase Tangani Karhutla

Sabtu, 12 September 2026 - 18:45

Di Tengah Banjir, Warga Soroti Keberadaan Mualem dan Kinerja Pemerintah Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 21:56

Putusan Pengadilan Budi Arie Bersih, Aktivis Nasional : Jangan Hidupkan Lagi Narasi Lama Semata untuk raming

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:33

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Imbauan Panglima TNI: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Narasi yang Belum Terverifikasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:43

Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:57

Penahanan Febrie Tanpa Rompi dan Borgol Tuai Sorotan, PW GP Al Washliyah: Jangan Ada Tersangka VIP, Semua Sama di Mata Hukum

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:26

Mayjen TNI Krido Pramono Gugah Semangat Anak Bangsa Lewat Lagu “Teruslah Melangkah”, PW GP Al Washliyah Beri Apresiasi Tinggi

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:51

Kepercayaan Publik Meningkat, PW GP Al Washliyah Apresiasi Kepemimpinan Irjen Agus di Korlantas

Berita Terbaru