Pelaku di Karawaci Park Terciduk Cabuli dan Sebar Foto Alat Kelamin Keponakan 10 Tahun

MEGAPOLITAN UPDATE

Senin, 21 Juli 2025 - 10:21

50333 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Polisi menahan seorang pria berinisial HOC, 49 tahun, di Karawaci Park, Kota Tangerang, Banten, karena diduga mencabuli keponakan laki-lakinya yang masih berusia 10 tahun dan menyimpan serta menyebarkan foto alat kelamin anak itu melalui surel palsu bernama Suryadharma89. Kasus terungkap saat tim patroli siber Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya menemukan unggahan konten asusila dan menelusuri jejak digital pelaku.

HOC tercatat sebagai suami dari bibi korban. Anak berinisial J dititipkan di rumah pasangan itu setelah orangtua kandungnya bercerai dan sang ibu mengalami depresi berat hingga tak mampu mengasuh. Korban pun tinggal bersama bibi dan HOC sejak akhir tahun lalu. Di sinilah dugaan kekerasan berulang kali terjadi. Pelaku mengaku terdorong hasrat yang sulit dikendalikan karena trauma masa lalu yang belum terselesaikan.

Saat petugas mendatangi rumah di Jakarta Selatan pada 27 Mei 2025, HOC diamankan tanpa perlawanan. Dua ponsel miliknya disita sebagai barang bukti. Di dalamnya ditemukan ratusan foto dan rekaman yang menampilkan kemaluan korban; sebagian telah diunggah ke akun cloud dengan nama Suryadharma89. Identitas surel itu sengaja dipalsukan untuk menghindari pelacakan. Tim forensik juga mengamankan hasil visum dari dokter yang memastikan adanya tanda kekerasan seksual pada tubuh anak.

Kini anak diserahkan kepada saudara ibu kandung lainnya yang tidak tinggal di rumah yang sama dengan HOC. Korban menjalani pendampingan psikologis, sementara keluarga memperkuat pengawasan agar trauma tidak berlarut. Pihak kepolisian memastikan identitas korban dirahasiakan penuh dan proses hukum berjalan tertutup untuk melindungi kesejahteraan anak.

HOC disangka melanggar Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, yang memiliki ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda maksimal Rp1 miliar. Karena materi yang disebar mengandung pornografi anak, jaksa juga menambahkan dakwaan berdasarkan Pasal 29 jo Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Pornografi, ancaman hukumannya naik menjadi penjara paling lama 12 tahun dan denda hingga Rp6 miliar. (*)

Berita Terkait

Polemik Tanah dan Penguburan di Langkat Jadi Alarm Keadilan Agraria, DPRD Desak Langkah Nyata Pemerintah
Turnamen Futsal 2026 Pelajar se-Tangerang Raya, Warnai May Day Cup 2026
Jaga Kamtibmas Jakarta Raya, Tokoh Pemuda Tangsel: Perkuat Kebersamaan Antar Komunitas Pemuda, Pelajar & Gen Z
Dugaan Konsumsi Sabu dan Pemalsuan Tanda Tangan oleh Oknum Pers, Siapa yang Akan Menegakkan Keadilan?
Ponpes Tajul Alawiyyin bersama Polri, Menjaga Kamtibmas di Bulan Suci Ramadhan
Sampai Ke Lubang Semut Jatanras Simalungun Kejar Tersangka! Residivis Layu Tak Berkutik Saat Digerebek Subuh-Subuh
Sidang Noel Ebenezer Guncang Penegakan Hukum: Saksi Bongkar Dugaan Permintaan Rp6 Miliar oleh Oknum Kejagung, Publik Desak Usut Tuntas
Viral!! Disuruh Polisi Nangkap Maling, Korban Pencurian Malahan Ditangkap Polrestabes Medan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:12

Tak Sekadar Padamkan Api, Pangdam VI/Mulawarman Siapkan Strategi 3 Fase Tangani Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 17:49

Ribuan Jiwa Terselamatkan, Pengamat Puji Gebrakan Polres Cimahi Bongkar Produksi Tembakau Sintetis

Selasa, 1 September 2026 - 21:56

Putusan Pengadilan Budi Arie Bersih, Aktivis Nasional : Jangan Hidupkan Lagi Narasi Lama Semata untuk raming

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:33

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Imbauan Panglima TNI: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Narasi yang Belum Terverifikasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:43

Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:57

Penahanan Febrie Tanpa Rompi dan Borgol Tuai Sorotan, PW GP Al Washliyah: Jangan Ada Tersangka VIP, Semua Sama di Mata Hukum

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:26

Mayjen TNI Krido Pramono Gugah Semangat Anak Bangsa Lewat Lagu “Teruslah Melangkah”, PW GP Al Washliyah Beri Apresiasi Tinggi

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:51

Kepercayaan Publik Meningkat, PW GP Al Washliyah Apresiasi Kepemimpinan Irjen Agus di Korlantas

Berita Terbaru