2 Professor di BAPERA Dukung dan Paparkan Refleksi Kepahlawanan HM. Soeharto

MEGAPOLITAN UPDATE

Senin, 10 November 2025 - 22:20

50152 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Dewan Pimpinan Pusat Barisan Pemuda Nusantara atau BAPERA yang di Nakhodai H. Fahd Arafiq khusus mengundang 2 Profesor Pelaku sekaligus Saksi langsung Sejarah Perjuangan Presiden RI Kedua H. M. Soeharto yakni *Professor Dr. H. Bomer Pasaribu, SH, MM, MS* dan *Prof. Dr. Drs. KH. Deding Ishak, SH, MM* pada arena Diskusi Publik bertemakan *Refleksi dan Napak Tilas Kepahlawanan Pak Harto dalam Pembangunan dan Stabilitas Nasional* yang digelar pada Senin, 10 November 2025 di Kantor DPP BAPERA Jakarta Pusat.

Diskusi yang dihadiri Mahasiswa, BEM dan aktifis ini digelar dalam rangka Dukungan dan Pengawalan atas telah ditetapkannya 10 Nama Nama Pahlawan Nasional yang salah satunya adalah Jenderal Besar HM. Soeharto pada hari Pahlawan Nasional 10 November 2025 oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Dalam paparannya, Kedua Professor tersebut sangat mendukung dan memberikan apresiatif yang setinggi tingginya kepada Presiden RI atas penganugerahan gelar Pahlawan tersebut kepada Pak Harto.

*Saking Banyaknya jasa dan bhakti Pak Harto kepada bangsa dan negara ini, rasanya tidak akan cukup satu atau dua jam saya paparkan, tapi pada intinya Pak Harto telah meneguhkan Pancasila sebagai Jatidiri dan Landasan Ideal berbangsa dan bernegara, beliau aplikasikan dengan Trilogi Pembangunan yakni Stabilitas Nasional yang Dinamis, Pertumbuhan ekonomi yang Tinggi serta Pemerataan Pembangunan” ujar Dosen di 5 Universitas ini.
*Dan Asta Citanya Pak Prabowo pada hakikatnya merupakan Pengejewantahan dari Trilogi Pembangunan tersebut” ujar Beliau.
Sementara Prof. Deding meninjau dari aspek Keislaman memaparkan bahwa Pak Harto mengaplikasikan makna Al Qur’an Surah Al Quraisy ayat 4 yang bermakna Ketahanan Pangan, Ekonomi rakyat dan Stabilitas Nasional.
” Pak Harto mengaplikasikan makna Hijrah untuk kesejahteraan melalui Proyek transmigrasi, membangun rumah rumah ibadah, membina kerukunan Intern dan antar Ummat beragama, mewujudkan Perbankan Syari’ah, Kompilasi Hukum Islam, membangun Universitas Islam Negeri dan kalau kita paparkan lagi, ada ribuan program Pak Harto untuk keummatan dan kebangsaan” ujar Tokoh besar Masyarakat Sunda ini.

Diskusi berakhir dengan pembentukan Tim Kajian Refleksi berbagai kebijakan kebijakan Pak Harto yang perlu di Aplikasikan Pemerintah kedepan lewat kepemimpinan Pak Prabowo Subianto.

Dalam Closing statement Diskusi, Penganugerahan Pahlawan Nasional Kepada Pak Harto seharusnya juga ditindaklanjuti semua keunggulan dan keutamaan beliau dalam pembangunan dll oleh Pemerintahan saat ini dalam konteks kekinian.

Melalui Ormas BAPERA, Tim Perumus Kajusn dan Butir Butir Refleksi Napak Tilas Pak Harto kelak akan langsung diserahkan kepada Presiden RI Bapak Prabowo Subianto. setidaknya bisa menjadi Pedoman Pak Prabowo menuju Indonesia Emas 2045. Semoga. (*)

Berita Terkait

HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Teluk Meranti Gelar Syukuran dan Beri Apresiasi Tiga Personel Naik Pangkat
Puncak Riau Bhayangkara RUN 19 Juli 2026 Target 10 Ribu Peserta Lawan Karhutla
Respons Narasi Provokatif terhadap Presiden Prabowo, PP GP Al Washliyah Rilis 4 Pernyataan Sikap
Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara
Rakyat Dan Insan Pers Kecewa! Pejabat Yang Selama Ini Terlihat Tegas Ternyata Diduga Tak Bersih
150 Ton Daging Kurban PTPN IV PalmCo Mengalir ke Pelosok Negeri
Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan, Wujud Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Tertib
AKPERSI Buka Suara: FGD Pendidikan Bukan Proyek Berbayar, Semua Partisipasi Sukarela

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:12

Tak Sekadar Padamkan Api, Pangdam VI/Mulawarman Siapkan Strategi 3 Fase Tangani Karhutla

Sabtu, 12 September 2026 - 18:45

Di Tengah Banjir, Warga Soroti Keberadaan Mualem dan Kinerja Pemerintah Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 21:56

Putusan Pengadilan Budi Arie Bersih, Aktivis Nasional : Jangan Hidupkan Lagi Narasi Lama Semata untuk raming

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:33

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Imbauan Panglima TNI: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Narasi yang Belum Terverifikasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:43

Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:57

Penahanan Febrie Tanpa Rompi dan Borgol Tuai Sorotan, PW GP Al Washliyah: Jangan Ada Tersangka VIP, Semua Sama di Mata Hukum

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:26

Mayjen TNI Krido Pramono Gugah Semangat Anak Bangsa Lewat Lagu “Teruslah Melangkah”, PW GP Al Washliyah Beri Apresiasi Tinggi

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:51

Kepercayaan Publik Meningkat, PW GP Al Washliyah Apresiasi Kepemimpinan Irjen Agus di Korlantas

Berita Terbaru