Gerakan Pemuda Merdeka Tolak MBG dan Koperasi Merah Putih

MEGAPOLITAN UPDATE

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:20

5090 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BOGOR, – Petang di Tugu Kujang Kota Bogor,Kamis, (26/2/2026), pukul. 17.25 s.d 17 55 WIB. Masa Aksi yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Merdeka, dengan Koordinator Lapangan Sdr. Rudi dan Desta Lesmana membawa Pesan terhadap Pemerintah agar tidak serampangan dalam membuat Program yang semakin menyengsarakan Rakyat.

Koordinator Aksi, Desta Lesmana menyebutkan, aksi dipicu keresahan atas berbagai persoalan Nasional maupun daerah.

Diantaranya kebijakan Pemerintah Pusat yang merugikan Rakyat di daerah seperti MBG dan Koperasi Daerah Merah Putih, yang dinilai sarat dengan praktik manipulasi dan berpotensi menjadi ruang korupsi baru.

Dalam aksi tersebut, Sdr Rudi turut menyampaikan beberapa Tuntutan terkait Program MBG dan Koperasi Merah Putih sebagai Berikut;

1.Tolak Makanan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih

2. Beban Anggaran Negara yang Sangat Besar Biaya program ini sangat tinggi, mencapai triliunan rupiah setiap tahun, yang bisa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan berpotensi mengurangi alokasi untuk sektor lain seperti infrastruktur, energi, dan pertahanan.

3.Risiko Korupsi dan Kebocoran Pengadaan massal makanan untuk anak sekolah membuka celah besar bagi praktik korupsi, mark up harga, atau kualitas makanan yang tidak layak.

4. Insiden Keracunan MBG Kasus keracunan massal yang menimpa lebih dari 5.000 siswa penerima program MBG menunjukkan bahwa program ini belum dijalankan dengan kesiapan pengawasan ketat.

5.Penolakan Koperasi Merah Putih Kurangnya transparansi dan akuntabilitas Beberapa pihak merasa bahwa pengelolaan Koperasi Merah Putih tidak transparan dan tidak ada akuntabilitas yang jelas.

6.Kerugian keuangan Koperasi Merah Putih dilaporkan mengalami kerugian keuangan yang signifikan, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuan koperasi untuk membayar kembali simpanan anggota.

Aksi massa dari Gerakan Pemuda Merdeka yang dipimpin Sdr. Rudi dan Desta Lesmana menggambarkan penolakan mereka dalam beberapa tulisan di atas karton berwarna dengan narasi;

1.TOLAK KMP,
2.PENINDAS RAKYAT MBG LADANG KORUPSI,
3.PERAMPOK ANGGARAN PENDIDIKAN,
4.TOLAK MBG.

Massa Aksi berharap agar pemerintah Pusat meninjau kembali berbagai kebijakan terhadap MBG dan Koperasi Merah Putih, dan akan menggelar aksi yang lebih besar apabila Pemerintah masih acuh terhadap permasalahan ini.

RED

Berita Terkait

Kapten Inf H Tatang Taryono: Mengenal Ilmu Laduni Beladiri untuk Kebaikan
Perkuat Komitmen Tolak Tawuran dan Narkoba, Pelajar se-Kota Bogor Hadiri Do’a Bersama yang Diadakan Catatan Akhir Sekolah
Ketum Kabomania Menghimbau untuk Tidak Ikut Ajakan Aksi Anarkis yang Tidak Bertanggung Jawab
Dalam Momen Hari HAM, Risky Saputra Ajak UPCS Jaga Solidaritas dan Tolak anarkisme

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:37

Permohonan Pengawasan Komisi III DPR RI dan Kapolri Menguat, Keluarga Pelapor Minta Penyidikan Dugaan Penipuan Berkedok Surat Perdamaian Dikawal

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:28

Gelar Jumat Sehat, Plt. Kepala Lapas Narkotika Langkat Pimpin Jalan Santai Sekaligus Kontrol Area Brandgang

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:10

Tingkatkan Jasmani dan Sportivitas WBP, Lapas Narkotika Langkat Resmi Buka Turnamen Mini Soccer “Plt KALAPAS CUP”

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:33

Tingkatkan Motivasi dan Imunitas, Lapas Narkotika Langkat Gelar Apel Penghargaan Pegawai Teladan dan Pembagian Vitamin

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:03

Antisipasi Gangguan Kamtib, Lapas Narkotika Langkat Gandeng TNI-Polri Gelar Razia Gabungan Blok Hunian

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:29

Wujud Nyata Pelayanan Prima, Lapas Narkotika Langkat Bagikan Paket Alat Mandi dan Pakaian untuk Warga Binaan

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:53

Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-80, MBG DPC Kota Medan Terus Berbagi Makan Siang Gratis

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:57

SAH!! Yan Patmos Plt Kepala Lapas Narkotika Langkat Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum

Berita Terbaru