Tangkap Paiman Raharjo, Batasi Media Ancaman Bagi Demokrasi

MEGAPOLITAN UPDATE

Kamis, 3 Juli 2025 - 22:45

50317 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Sri Radjasa, M.BA (Pemerhati Intelijen)

JAJARAN media malam tadi 3 Juli 2025 dikagetkan dengan beredarnya pesan WhatsAps dari Mantan Wakil Menteri Desa Paiman Raharjo yang berisi “kepada para awak media untuk sementara tidak membahas issue ijazah Jokowi dicetak di pasar pramuka pojok, karena terjadi gejolak relawan sedulur Jokowi di beberapa wilayah Jakarta, dapat meluas dan gaduh”.

Narasi Paiman yang membatasi media untuk membahas isu ijazah Jokowi dengan alasan terjadinya gejolak relawan sedulur Jokowi adalah bentuk teror terselubung terhadap media yang akan dihadang oleh kekuatan massa relawan sedulur Jokowi. Fenomena teror terselubung yang dilakukan paiman terhadap media, sudah dapat dikategorikan sebagai terorisme politik yang melibatkan relawan sedulur Jokowi sebagai pelaku teror.

Disamping itu, kepanikan Paiman kemudian mengerahkan relawan sedulur Jokowi untuk menghadapi isu Pasar Pramuka, justru memperkuat kecurigaan publik terhadap Paiman yang diduga memiliki benang merah dengan dugaan kasus ijazah palsu Jokowi. Paiman Raharjo nampaknya lupa, jika majikannya tidak lagi sebagai Presiden, sehingga cara-cara teror yang dilakukan paiman, berpotensi memberi konsekuensi hukum yang dapat menjerat paiman .

Tindakan Paiman menghalangi media, untuk memberitakan kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, adalah tindakan obstruction of justice dan melanggar pasal 221 KUHP dan Pasal 21 UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 (UU Tipikor). Obstruction of justice berpotensi merusak integritas institusi peradilan dan melemahkan kepercayaan public terhadap penegakan hukum. Kepada pihak kepolisian, didesak untuk segera memeriksa Paiman, agar tidak terjadi aksi-aksi teror dengan mengeksploitasi relawan sedulur Jokowi.

Berita Terkait

Prabowo, Presiden yang Cuci Piring Sendiri di Meja Warisan Jokowi
Kritik Konstruktif untuk Pemerintah Abdya: Arah Baru Abdya Maju Jangan Hanya Slogan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:12

Tak Sekadar Padamkan Api, Pangdam VI/Mulawarman Siapkan Strategi 3 Fase Tangani Karhutla

Sabtu, 12 September 2026 - 18:45

Di Tengah Banjir, Warga Soroti Keberadaan Mualem dan Kinerja Pemerintah Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 21:56

Putusan Pengadilan Budi Arie Bersih, Aktivis Nasional : Jangan Hidupkan Lagi Narasi Lama Semata untuk raming

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:33

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Imbauan Panglima TNI: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Narasi yang Belum Terverifikasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:43

Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:57

Penahanan Febrie Tanpa Rompi dan Borgol Tuai Sorotan, PW GP Al Washliyah: Jangan Ada Tersangka VIP, Semua Sama di Mata Hukum

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:26

Mayjen TNI Krido Pramono Gugah Semangat Anak Bangsa Lewat Lagu “Teruslah Melangkah”, PW GP Al Washliyah Beri Apresiasi Tinggi

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:51

Kepercayaan Publik Meningkat, PW GP Al Washliyah Apresiasi Kepemimpinan Irjen Agus di Korlantas

Berita Terbaru