Tewas di Gubuk Pinggir Kali, Pria 50 Tahun Diduga Meninggal karena Sakit

MEGAPOLITAN UPDATE

Senin, 21 Juli 2025 - 10:28

50321 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA— Sesosok jasad pria ditemukan dalam kondisi membusuk di sebuah gubuk di bantaran Kali Pesanggrahan, kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pria tersebut diketahui berinisial ET (50) dan selama bertahun-tahun menjalani hidup seorang diri setelah berpisah dengan keluarganya.

Penemuan jenazah ET bermula dari laporan warga sekitar yang mencium bau menyengat di sekitar bantaran kali. Setelah dilakukan pengecekan oleh aparat, ditemukan tubuh pria tersebut dalam keadaan tak bernyawa di dalam sebuah gubuk yang berdiri di lahan kosong dekat aliran sungai. Kondisinya membusuk namun masih dalam keadaan utuh.

Kapolsek Kebon Jeruk Komisaris Polisi Nur Aqsha Ferdianto mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang dikumpulkan, korban telah lama tidak berhubungan dengan keluarganya. “Korban dengan keluarganya memang sudah memutuskan pisah sejak kurang lebih 10 tahun yang lalu,” ujar Ferdianto saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (20/7).

Ferdianto menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, pria malang tersebut meninggal dunia akibat sakit yang telah dideritanya. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian secara pasti.

Ia juga membantah kabar yang beredar di masyarakat yang menyebut jasad korban ditemukan tinggal tulang belulang. “Usianya sekitar 50 tahunan. Tidak benar ditemukan tinggal tulang, ditemukan masih lengkap,” tegasnya.

Selama ini, ET diketahui hidup dalam kondisi serba kekurangan dan tinggal di sebuah gubuk sederhana yang dibangunnya sendiri di tepian kali. Ia jarang berinteraksi dengan warga sekitar dan lebih banyak menghabiskan waktu sendirian. Beberapa warga sempat mengetahui bahwa ET memiliki keluhan kesehatan, namun tidak pernah memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Jenazah korban telah dievakuasi oleh tim Inafis dan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk keperluan identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, kepolisian masih menghubungi pihak keluarga korban untuk keperluan administrasi dan proses pemakaman.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan kondisi serupa atau jika ada warga sekitar yang mengalami kesulitan dan membutuhkan perhatian medis atau sosial. “Kami akan terus menyelidiki dan juga mengupayakan agar keluarga korban bisa dihubungi,” pungkas Ferdianto. (*)

Berita Terkait

Tak Sekadar Padamkan Api, Pangdam VI/Mulawarman Siapkan Strategi 3 Fase Tangani Karhutla
Di Tengah Banjir, Warga Soroti Keberadaan Mualem dan Kinerja Pemerintah Aceh
Ribuan Jiwa Terselamatkan, Pengamat Puji Gebrakan Polres Cimahi Bongkar Produksi Tembakau Sintetis
Putusan Pengadilan Budi Arie Bersih, Aktivis Nasional : Jangan Hidupkan Lagi Narasi Lama Semata untuk raming
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Imbauan Panglima TNI: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Narasi yang Belum Terverifikasi
Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden
Penahanan Febrie Tanpa Rompi dan Borgol Tuai Sorotan, PW GP Al Washliyah: Jangan Ada Tersangka VIP, Semua Sama di Mata Hukum
Mayjen TNI Krido Pramono Gugah Semangat Anak Bangsa Lewat Lagu “Teruslah Melangkah”, PW GP Al Washliyah Beri Apresiasi Tinggi

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:12

Tak Sekadar Padamkan Api, Pangdam VI/Mulawarman Siapkan Strategi 3 Fase Tangani Karhutla

Sabtu, 12 September 2026 - 18:45

Di Tengah Banjir, Warga Soroti Keberadaan Mualem dan Kinerja Pemerintah Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 21:56

Putusan Pengadilan Budi Arie Bersih, Aktivis Nasional : Jangan Hidupkan Lagi Narasi Lama Semata untuk raming

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:33

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Imbauan Panglima TNI: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Narasi yang Belum Terverifikasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:43

Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:57

Penahanan Febrie Tanpa Rompi dan Borgol Tuai Sorotan, PW GP Al Washliyah: Jangan Ada Tersangka VIP, Semua Sama di Mata Hukum

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:26

Mayjen TNI Krido Pramono Gugah Semangat Anak Bangsa Lewat Lagu “Teruslah Melangkah”, PW GP Al Washliyah Beri Apresiasi Tinggi

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:51

Kepercayaan Publik Meningkat, PW GP Al Washliyah Apresiasi Kepemimpinan Irjen Agus di Korlantas

Berita Terbaru